Apakah Menulis dan Membaca Itu Penting?
Mungkin 80%...
Bukan,
100% masyarakat pasti akan mengatakan bahwa membaca dan menulis itu
penting. Sebagian besar bahkan semua kegiatan yang kita lakukan tiap
harinya tak lepas dari dua kegiatan tersebut. Entah membaca tulisan yang
ada di dinding kamar saat baru bangun tidur atau menulis catatan kecil
di sebuah note. Terutama bagi pelajar, pasti dua kegiatan ini akan
selalu mereka lakukan tiap harinya, tak terkecuali hari libur. Mengapa
penting? Tentunya ada sebuah alasan mengapa sesuatu pada akhirnya
dikategorikan menjadi suatu hal yang penting.
Password
dianggap penting karena dapat memproteksi data agar tetap aman. Mandi
penting karena dapat melindungi kita dari berbagai kuman. Tidur penting
karena badan butuh istirahat dan relaksasi. Makanan penting karena
menjadi sumber energi untuk beraktivitas. Tidak ada suatu hal yang
dianggap penting tanpa sebuah alasan yang bermakna. Begitupula halnya
dengan membaca dan menulis. Namun tentunya setiap individu dengan otak,
hati, keinginan, prospek, tujuan, cita-cita, latar belakang, pendidikan
dan faktor lainnya akan memberikan jawaban yang berbeda-beda tentang apa
alasan dibalik pentingnya kegiatan membaca dan menulis.
Akan
tetapi, kembali pada pertanyaan inti yaitu Apakah Menulis dan Membaca
Itu Penting? jika diubah menjadi Apakah Menulis dan Membaca Itu Penting
Bagi Dirimu Sendiri?
Untuk pertanyaan kedua sepertinya persentasi kemungkinan yang menjawab penting akan turun dari angka 80%.
Mengapa?
Itulah
pertanyaannya, mengapa setelah pertanyaan pertama ditambah dengan
kalimat BAGI DIRI SENDIRI masyarakat yang mengatakan penting menjadi
berkurang?
Jawabannya karena memang ada orang yang menganggap bahwa menulis dan membaca itu tidak penting bagi diri mereka.
Dan siapakah mereka?
Mereka
adalah orang-orang yang telah menginjak usia senja yang sayangnya saat
umur mengizinkan mereka untuk melakukan dua kegiatan tersebut, faktor
ekonomi justru menjadi tembok penghalang mereka. Alhasil masa senja
harus dilewati dengan keadaan merekaa yang tak menganggap penting
membaca dan menulis.
Lantas dengan beragamnya jawaban
yang kita lontarkan tentang alasan pentingnya membaca dan menulis entah
itu untuk diri kita sendiri ataupun orang lainn, mengapa mereka justru
tak mendapatkan jawaban dari pertanyaan tersebut?
Bagaimana
cara untuk meyakinkan dan mengajak mereka menemukan jawaban yang sama
dengan jawaban yang kita lontarkan atas pertanyaan itu?
Mohon beri komentar anda..
Clo_26 :-)